Minggu, 08 Januari 2017

MANUSIA DAN KEGELISAHAN

Dosen        : Ramita Hapsari
Nama        : Gitya Maajid
NPM         : 13216077
Jurusan      : Manajemen

A.  PENGERTIAN   KEGELISAHAN

Kegelisahan berasal dari kata gelisah yang berarti tidak tenteram hatinya, selalu merasa khawatir,  tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan  hal  yang menggambarkan seseorang tidak tenteram hati maupun perbuatannya, merasa khawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan.

Kegelisahan hanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau gerak gerik seseorang dalam situasi tertentu. Gejala tingkah laku atau gerak.-gerik itu umumnya lain dari biasanya, misalnya  berjalan  mundar-mandir  dalam  ruang tertentu  sambil  menundukkan  kepala, memandang  jauh ke depan sambil mengepal-ngepalkan tangannya, duduk termenung sambil memegang kepalanya, duduk dengan wajah murung atau sayu, malas bicara, dan  lain-lain.

Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi dari kecemasan.Karena itu dalam kehidupan sehari-hari, kegelisahan juga diartikan sebagai kecemasan, kekhawatiran ataupun ketakutan. Masalah kecemasan atau kegelisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi, yang secara definisi dapat disebutkan, bahwa seseorang mengalami frustasi karena apa yang diinginkan tidak tercapai.

Sigmund Freud ahli psikoanalisa berpendapat,bahwa ada tiga macam kecemasan yang menimpa manusia yaitu kecemasan kenyataan (obyektif), kecemasan neorotik dan kecemasan moril.

(a). Kecemasan  obyektif

Kecemasan  tentang kenyataan  adalah  suatu  pengalaman  perasaan  sebagai  akibat pengamatan  atau suatu bahaya dalam dunia luar. Bahaya adalah sikap keadaan dalam lingkungan seseorang  yang  mengancam   untuk  mencelakakannya.   Pengalaman   bahaya dan timbulnya kecemasan mungkin dari sifat pembawaan, dalam arti kata, bahwa seseorang mewarisi  kecenderungan  untuk menjadi  takut kalau ia berada dekat  dengan benda-benda tertentu  atau keadaan  tertentu  dari lingkungannya.
 
Kenyataan yang pernah dialami seseorang misalnya pernah terkejut waktu diketahui dipakaiannya    ada  kecoa.  Keterkejutannya  itu demikian hebatnya, sehingga kecoa merupakan  binatang  yang mencemaskan.  Seseorang  wanita yang pernah  diperkosa  oleh sejumlah  pria yang tidak bertanggung  jawab,  sering ngeri melihat  pria bila ia sendirian, lebih-lebih  bila jumlahnya  sama dengan yang pernah memperkosanya.

Kecemasan  akibat dan  kenyataan  yang pernah  dialami  sangat terasa bilamana  pengalaman  itu mengancam eksistensi  hidupnya.  Karena  seseorang  tidak mampu  mengatasinya  waktu  itu, terjadilah kemudian  apa yang disebut  stres. Kecemasan  yang dialami oleh seorang  bayi atau anak kecil dan sangat berkesan  akan nampak  kembali pada waktu   ia sudah dewasa,  misalnya ia mendapat perlakuan yang kejam dari ayahnya. Mungkin ia selalu cemas bila berhadapan dengan orang   yang   seusia ayahnya, tetapi  ada  pula yang memberikan reaksi membalik  karena  ia mendendam,  maka  ia berusaha  selalu untuk  ganti berbuat  kejam sebagai  pelampiasannya.

(b). Kecemasan  neorotis  (syarat)

Kecemasan  ini timbul karena pengamatan  tentang bahaya dari naluriah. Menurut Sigmund  Freud,  kecemasan  ini dibagi  tiga macam, yakni  :

(1)  Kecemasan  yang  timbul  karena  penyesuaian  diri dcngan  lingkungan. Kecemasan timbul  karena  orang  itu  takut  akan  bayangannya   scndiri,  atau  takut  akan  id-nya sendiri,  sehingga  menekan  dan  menguasai  ego.  Kecemasan   semacam  ini menjadi sifat dari  seseorang  yang gelisah, yang selalu  mengira  bahwa  seseuatu  yang  hebat akan  terjadi.

Contoh:
Didi  anak laki-laki  berumur  10 tahun.  Ia duduk  di kelas  V SO. Pada  suatu  hari ia diberitahu  ayahnya,  bahwa bulan depan ayahnya  dipindahkan  ke kota lain. Mereka sekeluarga  harus  pindah.  Sudah  tentu Didi harus  ikut. Jadi  ia harus  pindah  sekolah di kota tempat ayahnya  bertugas.  Ibu Didi nampak  gelisah, karena tinggal  di tempat yang lama ia sudah betah, berkat adanya seorang ibu yang aktif mengumpulkan   dan memajukan  ibu-ibu.  Lebih-Iebih  Didi, karena  baik di kampung  maupun  di sekolah Didi banyak kawannya.  Karena itu ia takut kalau di tempat yang bam  kelak ia tidak akan merasa  betah.  Bila tidak ikut pindah,  akan  ikut siapa,  ikut pindah  bagaimana di tempat  yang  bam  nanti.  Ia takut pada  bayangannya  sendiri.

(2)   Bentuk  ketakutan  yang tegang  dan  irrasional  (phobia).  Bentuk  khusus  dari phobia adalah,  bahwa  intensitas  ketakutan  melebihi  proporsi  yang  sebenarnya   dan  obyek yang  ditakutkannya.   Misalnya  seorang  gadis  takut memegang  benda  yang  terbuat dari  karet.  Ia tidak mengetahui  sebab ketakutan  tersebut,  setelah  dianalisis ketika masih  kecil dulu ia sering diberi balon karet oleh ayahnya, satu untuk dia dan satu untuk  adiknya.  Dalam  suatu pertengkaran  ia memecahkan  balon adiknya, sehingga ia mendapat   hukuman  yang  keras  dari  ayahnya.  Hukuman yang didapatnya dan perasaan bersalah menjadi terhubung  dengan balon  karet.

(3)   Rasa  takut  lain  ialah  rasa  gugup,  gagap  dan  sebagainya.  Reaksi  ini  munculnya secara tiba-tiba  tanpa ada provokasi yang tegas. Reaksi gugup ini adalah perbuatan meredakan diri  yang bertujuan untuk  membebaskan seseorang dari kecemasan neorotis yang sangat menyakitkan dengan jalan melakukan  sesuatu yang dikehendaki oleh  dia meskipun ego dan superego melarangnya.

Contoh:
Seseorang yang tidak biasa menyanyi atau bicara di depan umum, sekonyong-konyong diminta  untuk menyanyi  atau berpidato. maka ia gelisah, gemetar, dan hilang keseimbangan,   sehingga  sulit berbicara  atau menyanyi.

(c).  kecemasan  moril

Kecemasan moril disebabkan karena pribadi seseorang.Tiap  pribadi memiliki bermacam-macam   emosi  antara lain  iri, dendam,  dengki,  marah,  gelisah,  cinta, rasa kurang.
Rasa  iri, benci, dengki, dendam  itu merupakan  sebagian dari pernyataan  individu secara keseluruhan  berdasarkan  konsep yang kurang sehat  Oleh karena  itu sering alasan untuk  iri, benci,  dengki  itu kurang  dapat  dipahami  orang  lain.

Sifat-sifat seperti itu adalah sifat yang tidak terpuji, bahkan mengakibatkan  manusia akan  merasa  khawatir,  takut,  cemas,  gelisah  dan  putus  asa.  Misalnya  seseorang   yang merasa dirinya kurang cantik, maka dalam pergaulannya ia terbatas kalau tidak tersisihkan, sementara  itu ia pun tidak berprestasi dalam berbagai kegiatan, sehingga kawan-kawannya lebih dinilai sebagai lawan. Ketidakmampuannya  menyamai  kawan-kawannya   demikian menimbulkan   kecemasan  moril.

B.  SEBAB-SEBAB ORANG GELISAH

Apabila  kita  kaji,  sebab-sebab  orang  gelisah  adalah  karena  pada  hakekatnya   orang takut  kehilangan  hak-haknya.  Hal itu adalah  akibat dari suatu ancaman,  baik ancaman  dari luar  maupun  dari  dalam.

Contoh:
Bila ada suatu  tanda bahaya  (bahaya  banjir, gunung  meletus,  atau perampokan), orang tentu akan gelisah. Hal itu disebabkan karena bahaya itu mengancam  akan hilangnya beberapa    hak  orang   sekaligus.   misalnya   hak  hidup,   hak  milik,   hak  memperoleh perlindungan,   hak  kemerdekaan  hid up, dan mungkin  hak  nama  baik.
 
C. USAHA-USAHA MENGATASI KEGELISAHAN

Mengatasi  kegelisahan  ini pertama-tama  harus  mulai  dari diri sendiri,  yaitu  kita harus  bersikap  tenang.  Dengan  sikap  tenang  kita  dapat  berpikir  tenang,  sehingga   segala kesulitan  dapat  kita atasi.

Contoh:
Dokter  yang menghadapi  istri dan anaknya  yang sedang  sakit, justru  tidak dapat merasa tenang, karena ada ancaman terhadap haknya. Dokter tidak dapat berbuat  apa-apa bila  menghadapi   keluarganya  yang  sakit,  karena  ia  merasa  khawatir.  Dalam  hal  ini dokter  itu harus  bersikap  seperti   menghadapi  pasien  yang  bukan  keluarganya.
Cara lain yang mungkin juga  baik untuk digunakan  dalam  mengatasi  kegelisahan atau kecemasan  yaitu dengan memerlukan  sedikit pemikiran pertama-tama,  kita tanyakan kepada diri kita sendiri (introspeksi).  akibat yang paling buruk yang bagaimanakah   yang akan kita tanggung  atau yang akan terjadi, mengapa hal itu terjadi, apa penyebabnya  dan sebagainya. Apabila kita dapat menganalisa akibat yang akan ditimbulkan  oleh kecemasan tersebut  dan  bila kita  tidak dapat  mengatasinya,  kita dapat  mempersiapkan   diri  untuk menghadapinya,karena  tidak  semua  pengalaman   di  dunia  ini  menyenangkan. Yang kedua  kita  bersedia  menerima   akibatnya  dengan  rasa  tabah  dan  senang  hati  niscaya kecemasan  tersebut  akan sirna dalam jiwa kita. Dan yang ketiga, dengan  bersama-sama berjalannya waktu  kita  dapat  mencoba  untuk   memperkecil dan   mengurangi keburukan-keburukan    akibat  timbulnya  kecemasan dengan demikian kita  akan  tidak merasakan  lagi adanya  rasa  kecemasan  / kegelisahan  dalam jiwa.
Untuk mengatasi kegelisahan  yang paling  ampuh  kita memasrahkan   diri kepada Tuhan. Kita  pasrahkan  nasib  kita  sepenuhnya  kepada-Nya,   kita  harus  percaya  bahwa Tuhanlah  Maha  Kuasa.  Maha Pengasih,  Maha penyayang  dan  Maha  Pengampun.

MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB

Dosen        : Ramita Hapsari
Nama        : Gitya Maajid
NPM         : 13216077
Jurusan       : Manajemen

A.    PENGERTIAN MANUSIA

    Manusia adalah makhluk yang paling mulia di sisi Allah SWT. Manusia memiliki keunikan yang menyebabkannya berbeda dengan makhluk lain. Manusia memiliki jiwa yang rohaniah, ghaib, tidak dapat ditangkap dengan panca indera yang berbeda dengan makhluk lain karena pada manusia terdapat daya berfikir, akal, nafsu, kalbu, dan sebagainya.

    Pengertian manusia dapat dilihat dari berbagai segi. Secara bahasa manusia berasal dari kata “manu” (Sansekerta), “mens” (Latin), yang berarti berpikir, berakal budi atau makhluk yang mampu menguasai makhluk lain. Secara istilah manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta, sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok (genus) atau seorang individu. Secara biologi, manusia diartikan sebagai sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi.

B.    PENGERTIAN TANGGUNG JAWAB

    Tanggung jawab menurut kamus umum bahasa indonesia adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab menurut kamus umum bahasa indonesia adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya.

    Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau  perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai wujudan kesadaran akan kewajibannya. Manusia pada hakikatnya adalah makhluk yang bertanggung jawab. Disebut demikian karena manusia, selain merupa¬kan makhluk individual dan makhluk sosial, juga merupakan makhluk Tuhan. Manusia memiliki tuntutan yang besar untuk bertanggung jawab mengingat ia mementaskan sejumlah peranan dalam konteks sosial, individual ataupun teologis.

    Dalam konteks sosial manusia merupakan makhluk sosial. Ia tidak dapat hidup sendirian dengan perangkat nilai-nilai sendiri. Nilai-nilai yang diperankan seseorang dalam jaminan sosial harus dipertanggungjawabkan sehingga tidak mengganggu nilai yang telah disetujui bersama. Masalah tanggung jawab dalam konteks individual berkaitan dengan konteks teologis. Manusia sebagai makhluk individual artinya manusia harus bertanggung jawab terhadap dirinya (seimbangan jasmani dan rohani) dan harus bertanggung jawab terhadap Tuhannya (sebagai penciptanya). Tanggung jawab manusia terhadap dirinya akan lebih kuat intensitasnya apabila ia melihat kesadaran yang mendalam. Tanggung jawab manusia terhadap dirinya juga muncul sebagai akibat keyakinannya terhadap suatu nilai.

    Demikian pula tanggung jawab manusia terhadap Tuhannya, manusia sadar akan keyakinan dan ajaran-Nya. Oleh karena itu manusia harus menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya agar manusia dijauhkan dari perbuatan keji dan mungkar.

    Tanggung jawab dalam konteks pergaulan manusia adalah keberanian. Orang yang bertanggung jawab adalah orang yang berani menanggung resiko atas segala yang menjadi tanggung jawabnya. Ia jujur terhadap dirinya dan jujur terhadap orang lain, tidak pengecut dan mandiri. Dengan rasa tanggung jawab, orang yang bersangkutan akan berusaha melalui seluruh potensi dirinya. Selain itu juga orang yang bertanggung jawab adalah orang yang mau berkorban demi kepentingan orang lain.

    Tanggung jawab juga berkaitan dengan kewajiban. Kewajiban adalah sesuatu yang dibebankan terhadap seseorang. Kewajiban merupakan bandingan terhadap hak dan dapat juga tidak mengacu kepada hak. Maka tanggung jawab dalam hal ini adalah tanggung jawab terhadap kewajibannya. Kewajiban dibagi menjadi 2 macam, yaitu :

1. Kewajiban Terbatas

Kewajiban ini tanggung jawab diberlakukan kepada setiap orang. Contohnya undang-undang larangan membunuh, mencuri yang disampingnya dapat diadakan hukuman-hukuman.

2. Kewajiban tidak Terbatas

Kewajiban ini tanggung jawabnya diberlakukan kepada semua orang. Tanggung  jawab terhadap kewajiban ini nilainya lebih tinggi, sebab dijalankan oleh suara hati, seperti keadilan dan kebajikan.

Orang yang bertanggung jawab dapat memperoleh kebahagiaan,  karena orang tersebut dapat menunaikan kewajibannya. Kebahagiaan tersebut dapat dirasakan oleh dirinya atau orang lain. Sebaliknya, jika orang yang tidak bertanggung jawab akan menghadapi kesulitan karena ia tidak mengikuti aturan, norma, atau nilai-nilai yang berlaku. Problema utama yang dirasakan pada zaman sekarang sehubungan dengan masalah tanggung jawab adalah berkaratnya atau rusaknya perasaan moral dan rasa hormat diri terhadap pertanggungjawaban.

Orang yang bertanggung jawab itu akan mencoba untuk berbuat adil. Tetapi adakalanya orang yang bertanggung jawab tidak dianggap adil karena runtuhnya nilai-nilai yang dipegangnya dan runtuhnya keimanan terhadap Tuhan. Orang yang demikian tentu akan mempertanggung jawabkan segala sesuatunya kepada Tuhan. Karena hanya Tuhanlah yang bisa memberikan hukuman atau cobaan kepada manusia agar manusia mau mempertanggung jawabkan atas segala perbuatannya.

C.     MACAM-MACAM TANGGUNG JAWAB

            Manusia itu berjuang memenuhi keperluannya sendiri atau untuk keperluan pihak lain. Untuk itu ia akan menghadapi manusia lain dalam masyarakat atau menghadapi lingkungan alam. Dalam usahanya itu manusia menyadari bahwa ada kekuatan lain yang ikut menentukan yaitu kekuasaan Tuhan. Dengan demikian tanggung jawab itu dapat dibedakan menurut keadaan manusia atau hubungan yang dibuatnya. Atas dasar ini, dikenal jenis-jenis atau macam-macam dari tanggung jawab.

   1.   Tanggung Jawab manusia terhadap diri sendiri

Menurut sifatnya manusia adalah makhluk bermoral. Akan tetapi manusia juga seorang pribadi, dan sebagai makhluk pribadi manusia mempunyai pendapat sendiri, perasaan sendiri, angan-angan untuk berbuat ataupun bertindak, sudah barang tentu apabila perbuatan dan tindakan tersebut dihadapan orang banyak, bisa jadi mengundang kekeliruan dan juga kesalahan. Untuk itulah agar manusia itu dalam mengisi kehidupannya memperoleh makna, maka atas diri manusia perlu diberi Tanggung Jawab.

    2.  Tanggung Jawab kepada keluarga

Masyarakat kecil ialah keluarga. Keluarga adalah suami-istri, ayah-ibu dan anak-anak, dan juga orang-orang lain yang menjadi anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarganya. Tanggung Jawab ini menyangkut nama baik keluarga. Tetapi Tanggung Jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan, pendidikan, dan kehidupan.

    3.  Tanggung Jawab kepada masyarakat

Satu kenyataan pula, bahwa manusia adalah makhluk sosial. Manusia merupakan anggota masyarakat. Karena itu, dalam berpikir, bertingkah laku, berbicara, dan sebagainya manusia terikat oleh masyarakat. Wajarlah apabila segala tingkah laku dan perbuatannya harus dipertanggung jawabkan kepada masyarakat.
Secara kodrati dari sejak lahir sampai manusia mati, memerlukan bantuan orang lain. Terlebih lagi pada zaman yang sudah semakin maju ini. Secara langsung maupun tidak langsung manusia membutuhkan hasil karya dan jasa orang lain untuk memenuhi segala kebutuhan hidup. Dalam kondisi inilah manusia membutuhkan dan kerjasama dengan orang lain.

Kekuatan pada manusia pada hakikatnya tidak terletak pada kemampuan fisik ataupun kemampuan jiwanya saja, namun juaga terletak pada kemampuan manusia bekerjasama dengan manusia lain. Karena dengan manusia lain, mereka dapat menciptakan kebudayaan yang dapat membedakan manusia dengan makhluk hidup lain. Yang menyadarkan manusia ada tingkat mutu, martabat dan harkat, sebagai manusia yang hidup pada zaman sekarang dan akan datang.

Dalam semua ini nampak bahwa dalam mempertahankan hidup dan mengejar kehidupan yang lebih baik, manusia mustahil dapat mutlak berdiri sendiri tanpa bantuan atau kerjasama dengan orang lain. Kenyataan ini menimbulkan kesadaran bahwa segala yang dicapai dan kebahagiaan yang dirasakan oleh manusia pada dasarnya berkat bantuan atau kerjasama dengan orang lain didalam masyarakat. Kesadaran demikian melahirkan kesadaran bahwa setiap manusia terpanggil hatinya untuk melakukan apa yang terbaik bagi orang lain dan masyarakat. Boleh jadi inilah Tanggung Jawab manusia yang utama dalam hidup kaitannya dengan masyarakat.

   4.  Tanggung Jawab kepada Bangsa/Negara

Satu kenyataan lagi, bahwa tiap manusia, tiap individual adalah warga nagara suatu negara. Dalam berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia terikat olah norma-norma atau ukuran-ukuran yang dibuat oleh negara. Manusia tidak dapat berbuat semau sendiri. Bila perbuatan manusia itu salah, maka ia harus bertanggung jawab kepada negara.

   5.  Tanggung Jawab kepada Tuhan

Manusia ada tidak dengan sendirinya, tetapi merupakan makhluk ciptaan Tuhan. Sebagai ciptaan Tuhan manusia dapat mengembangkan diri sendiri dengan sarana-sarana pada dirinya yaitu pikiran, perasaan, seluruh anggota tubuhnya, dan alam sekitarnya.
Dalam mengembangkan dirinya manusia bertingkah laku dan berbuat. Sudah tentu dalam perbuatannya manusia membuat banyak kesalahan baik yang disengaja maupun tidak. Sebagai hamba Tuhan, manusia harus bertanggung jawab atas segala perbuatan yang salah itu atau dengan istilah agama atas segala dosanya.

Dalam kehidupan sehari-hari manusia bersembahyang sesuai dengan perintah Tuhan. Apabila tidak bersembahyang, maka manusia itu harus mempertanggungjawabkan kelalaiannya itu di akhirat kelak.
Manusia hidup dalam perjuangan, begitu firman Tuhan. Tetapi bila manusia tidak bekerja keras untuk kelangsungan hidupnya, maka segala akibatnya harus dipikul sendiri, penderitaan akibat kelalaian adalah tanggung jawabnya. Meskipun manusia menutupi perbuatannya yang salah dengan segala jalan sesuai dengan kondisi dan kemampuannya, misalnya dengan hartanya, kekuasaannya, atau kekuatannya (ancaman), namun manusia tak dapat lepas dari tanggung jawabnya kepada Tuhan.

Senin, 19 Desember 2016

Selena Gomez

Selena Marie Gomez lahir di Grand Prairie, Texas pada 22 Juli, 1992 putri dari Ricardo Joel Gomez dan mantan aktris panggung Amanda Dawn “Mandy” Cornett. Gomez dinamakan setelah penyanyi Tejano Selena Quintanilla-Perez. Ayahnya adalah keturunan Meksiko sementara ibunya, yang diadopsi, memiliki beberapa keturunan Italia. Orang tua Gomez bercerai saat dia masih berusia lima tahun, dengan Gomez tinggal dengan ibunya. Gomez memiliki dua saudara tiri. Adiknya, Gracie Elliot Teefey, lahir dari Amanda dan suami keduanya Brian Teefey pada 12 Juni 2013. Gomez mendapat adik kedua, Victoria Gomez, yang lahir dari Ricardo dan istrinya Sara pada 25 Juni 2014. Dia memperoleh ijazah SMA melalui homeschooling pada Mei 2010.

Ketika Gomez lahir, ibunya berusia enam belas tahun. Keluarga ini memiliki masalah keuangan selama masa kanak-kanak Gomez, dengan ibunya berjuang untuk menghidupi mereka. Pada satu titik, Gomez mengingat mereka harus mencari tempat hanya untuk mendapatkan bensin untuk mobil mereka. Ibunya kemudian mengingat mereka berdua sering berjalan ke toko dolar lokal untuk membeli spaghetti untuk makan malam, meskipun punya. Gomez menyatakan “Aku frustrasi karena orang tuaku tidak bersama-sama, dan tidak pernah melihat cahaya di ujung terowongan di mana ibuku bekerja keras untuk memberikan kehidupan yang lebih baik bagiku. Aku takut akan jadi apa jika aku tetap tinggal di Texas”. Dia kemudian menambahkan “Aku ingat memiliki banyak makaroni dan keju tetapi ibuku tidak pernah membuatnya tampak seperti masalah besar. Dia benar-benar kuat di sekitarku. Memilikiku di usia 16 harus menjadi tanggung jawab yang besar. Ibuku menyerahkan segalanya untukku, memiliki tiga pekerjaan, mendukungku mengorbankan hidupnya untukku”.

Gomez memiliki hubungan dekat dengan kakek-neneknya ketika masih anak-anak, dan tumbuh dengan mengikuti berbagai kontes. Kakek-neneknya sering merawat Gomez sementara orangtuanya menyelesaikan sekolah mereka, dan mereka berdua menyatakan bahwa mereka “membesarkannya” sampai ia menemukan sukses di industri hiburan.

Dia pertama kali mendapat minat dalam mengejar karier di industri hiburan karena melihat ibunya bersiap-siap untuk produksi panggung. Dia mulai audisi untuk berbagai peran, bertemu Demi Lovato selama audisi untuk Barney and Friends. Kedua anak perempuam ini kemudian dipilih untuk tampil di serial itu pada tahun 2002, dengan Gomez memainkan karakter Gianna. Gomez muncul di empat belas episode acara tersebut dari tahun 2002 sampai 2004, meskipun telah dilepaskan oleh produser acara saat ia "terlalu tua" untuk serial ini. Ketika bekerja pada serial itu, Gomez memiliki peran cameo dalam film Spy Kids 3-D: Game Over (2003) dan pembuatan untuk Film Televisi Walker, Texas Ranger:Trial by Fire (2005).

Gomez memulai karier aktingnya pada usia tujuh tahun saat memerankan Gianna di Barney & Friends. Dia berkata bahwa dia belajar “segalanya” tentang bagaimana berakting saat berperan di acara tersebut. Dalam seri 7 Barney & Friends, Selena Gomez tampil dalam beberapa episode. Karena itu, episode yang menampilkan Gomez tidak ditayangkan sampai ia berada di kelas 5. Hal ini mengakibatkan beberapa kontroversi ringan/kebingungan mengenai apakah ia saat di Barney ada di kelas 5 atau kelas 1. Ia kemudian mendapat peran kecil dalam Spy Kids 3-D: Game Over dan film TV Walker, Texas Ranger: Trial By Fire.

Pada tahun 2004, Gomez ditemukan oleh Disney Channel di sebuah acara kepanduan nasional. Gomez muncul sebagai bintang tamu di The Suite Life of Zack & Cody dan juga muncul sebagai bintang tamu yang kemudian berubah menjadi peran berulang dalam Hannah Montana dari musim dua sampai tiga. Pada awal 2007, Gomez berperan dalam serial Disney Channel Wizards of Waverly Place sebagai salah satu dari tiga karakter utama yaitu Alex Russo.

Pada tahun 2008, Gomez muncul dalam film Another Cinderella Story, versi sekuel DVD dari film tahun 2004 yang dibintangi oleh Hilary Duff, dalam film ini ia beradu akting dengan Drew Seeley. Gomez juga mendapat peran suara kecil bagi karakter 96 Daughters dalam Horton Hears a Who! yang dirilis pada bulan Maret tahun itu. Pada bulan April, Lacey Rose dari Forbes menobatkan Gomez sebagai peringkat kelima dalam daftar “Delapan Bintang Cilik Terseksi” dan Rose menggambarkan bahwa Gomez adalah “seorang remaja multitalenta”. Pada bulan Juni 2009, Gomez muncul dalan sebuah film televisi Disney Channel berjudul Princess Protection Program bersama sahabatnya Demi Lovato.

Pada 28 Agustus, satu bulan setelah berperan dalam film tersebut, Gomez juga tampil dalam Wizards of Waverly Place: The Movie, film televisi yang dibuat berdasarkan serialnya.
Pada tahun 2009, Gomez muncul sebagai bintang tamu memerankan dirinya dalam salah satu episode serial televisi Disney Channel yang dibintangi Lovato, Sonny with a Chance, dengan episode berjudul “Battle of The Network Stars”. Gomez, bersama dengan dua pemeran Wizards of Waverly Place, muncul dalam seri TV cross-over dengan pemeran Hannah Montana, yaitu The Suite Life on Deck, dalam episode berjudul Wizards on the Deck with Hannah Montana.

Pada Februari 2009, Gomez menandatangani kontrak untuk berperan sebagai salah satu dari dua karakter wanita utama dalam film Ramona and Beezus, film adaptasi dari seri novel anak-anak karangan Beverly Cleary. Pada bulan Oktober 2009, dikonfirmasi juga bahwa Gomez mendapat peran dalam film What Boys Want.

Pada tahun 2008, Gomez menyanyikan lagu “Cruella de Vil”- termasuk video musiknya - untuk album kompilasi Disney Mania 6. Gomez merekam tiga lagu untuk soundtrack film Another Cinderella Story,[2] dan juga merekam “Fly to Your Heart” untuk film animasi 2008 Tinker Bell. Pada bulan Juli 2008, sebelum ulang tahun Gomez keenam belas, ia menandatangani perjanjian rekaman dengan Hollywood Records, label musik yang dimiliki oleh Disney.

Pada tahun 2008, Gomez muncul di video musik Jonas Brothers “Burnin' Up”. Dalam sebuah wawancara dengan Jocelyn Vena dari MTV pada Agustus 2008, ia berkata tentang masa depan karier musiknya “Aku akan bergabung di sebuah band bernama Selena Gomez and the Scene. Aku bukan artis solo. Aku berpikir bahwa saya tidak ingin nama saya yang melekat padanya. Aku akan menyanyi, dan aku belajar drum dan bermain gitar listrik”.

Pada tahun 2009, Gomez merilis “One and the Same” untuk soundtrack Princess Protection Program, berduet dengan Lovato - mereka berdua juga muncul dalam filmnya. Gomez menyanyikan empat lagu, salah satunya adalah lagu penutup untuk soundtrack Wizards of Waverly Place, namun hanya satu singel (“Magic”) yang dirilis dari album tersebut. Pada bulan Mei tahun yang sama, Gomez menyanyikan versi duet “Forever the Sickest Kids” dari lagu non-album “Whoa Oh!”.

Gomez dengan band-nya, Selena Gomez & The Scene merilis album debut mereka, “Kiss & Tell” pada 29 September 2009. Album ini meraih posisi nomor sembilan di Billboard 200 dengan penjualan lebih dari 66.000 kopi dalam minggu pertama rilis. Dalam album ini, singel pertamanya, “Falling Down” dirilis pada tanggal 21 Agustus 2009, dan video musik lagu ini diluncurkan setelah pemutaran perdana film TV yang dibintangi Gomez, “Wizards of Waverly Place: The Movie” pada tanggal 28 Agustus 2009. Gomez menyatakan melalui akun Twitternya bahwa dia saat ini sedang mempersiapkan untuk merilis single kedua. Gomez menegaskan bahwa ia menulis satu lagu untu album ini, yang berjudul “I Won't Say Sorry”. Singelnya yang paling sukses yaitu “Love You Like a Love Song”, dirilis pada tanggal 2 Desember 2011.

Gomez menegaskan pada bulan Oktober 2012 bahwa pekerjaan untuk album mendatang telah dimulai. Single pertama dari album, “Come & Get It”, dirilis pada tanggal 8 April 2013. Gomez kemudian menegaskan bahwa album ini akan menjadi album debut solo nya, bukan album keempat dari Selena Gomez & the Scene. Album debut Gomez, Stars Dance, dirilis pada tanggal 23 Juli 2013. Gomez menegaskan bahwa ia berencana untuk mengambil cuti di karier musik setelah merilis album, dan berharap untuk fokus pada karier aktingnya.

Selena Gomez bercerita tentang hidupnya juga melalui lagu. Ia kerap merasa sedih lantaran tak bisa dengan bebas berekspresi yang membuat hatinya seperti dirobek-robek. Hingga akhirnya kegelisahannya dituangkan dalam lagu.
“Kamu tidak bisa berbicara apa pun yang kamu inginkan dan itu membuatku sedih. Aku punya hal mengatakan apa yang aku inginkan dan tentu saja aku sudah melakukannya dengan caraku sendiri, aku tidak percaya yang lain”

Jumat, 04 November 2016

ADAT PERNIKAHAN SUKU SUNDA


ADAT PERNIKAHAN SUKU SUNDA
Hasil gambar untuk logo gundar
Kelompok 2:
·          Devianti Rahmalia A (11216882)
·          Dicky Suhendra (11216999)
·          Elma Nisa Fiarni (12216321)
·          Erica Yoshi Fikrianti (12216350)
·          Ezra Yoel (12216419)
·          Farid Rashidi (12216664)
·          Faudia Aulia Susanto (12216707)
·          Gitya Maajid (13216077)
·          Angger Bagus(1821693)

Mata Kuliah/Dosen: Ilmu Budaya Dasar/Ramita hapsari

MANAJEMEN
UNIVERSITAS GUNADARMA


DAFTAR ISI

DAFTAR ISI……….....…………………………...............……………………..…….i
KATA PENGANTAR………………………………..…….............……………...…..ii
BAB 1 PENDAHULUAN…………………………………………….............…..…...1
1.1     Latar Belakang..………………………………………….....................…...1
1.2     Tujuan Penelitian...………………………………………………................1
BAB 2 PEMBAHASAN……………...……………...………………………..............2
            2.1 Latar Belakang Suku Sunda…………………………………………............2
            2.2 Unsur Kebudayaan Suku Sunda…………………………………..................3
            2.3 Nilai Budaya yang Bisa Diambil…………………………….…......................6
            2.4 Tradisi Pernikahan Adat Sunda…………………………………...................7
            2.5 Tahapan Pernikahan…………………………………………...…..... ...........9
BAB 3 PENUTUP.....………………………………………………….............. .........15
            3.1 Kesimpulan…...…………………………………………………...... .........15
DOKUMENTASI............................................................................................... .........16




i


KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah tentang adat pernikahan suku sunda.
Makalah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.   
Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ini.
Akhir kata kami berharap semoga makalah ini dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.
   

                                                                                      Depok, 31 Oktober 2016
   
                                                                                                                                     
                                                                                             Penyusun



ii


BAB 1

1.1 Latar Belakang

Upacara perkawinan adat pengantin sunda sebenarnya bersumber dari orang terdahulu. Bersamaan dengan itu lahir pula seni tata rias pengantin dan model busana pengantin yang aneka ragam. Seiringperkembangan zaman, adat istiadat perkawinan tersebut. Sekalipun sudah dianggap milik masyarakat, tapi masih banyak calon pengantin yang ragu-ragu memakai busana pengantin kebaya. Secara kodrati, manusia diciptakan berpasang-pasangan (Q.S. Ar-Ruum 21) dengan harapan mampu hidup berdampingan penuh rasa cinta dan kasih sayang. Dari sini tampak bahwa sampai kapanpun manusia tidak mampu hidup seorang diri, tanpa bantuan dan kehadiran orang lain dan salah satu cara yang dipakai untuk melambangkan bersatunya dua insan yang berlainan jenis dan sah menurut agama dan hukum adalah pernikahan. Dalam makalah ini kami mendeskripsikan tata upacara pernikahan adat Sunda.

1.2 Tujuan penelitian

1.      Untuk mengetahui adat pernikahan suku sunda
2.      Untuk mengetahui busana pernikahan adat sunda
3.      Untuk mengetahui bagaimana upacara pernikahan adat sunda





1


BAB 2
2.1 Latar Belakang Suku Sunda
Menurut Rouffaer (1905) menyatakan bahwa kata Sunda berasal dari akar kata sund atau kata suddha dalam bahasa Sansekerta yang mempunyai pengertian bersinar, terang, berkilau, putih (Williams, 1872: 1128, Eringa, 1949: 289). Dalam bahasa Jawa Kuno (Kawi) dan bahasa Bali pun terdapat kata Sunda, dengan pengertian: bersih, suci, murni, tak tercela/bernoda, air, tumpukan, pangkat, waspada (Anandakusuma, 1986: 185-186; Mardiwarsito, 1990: 569-570; Winter, 1928: 219). Orang Sunda meyakini bahwa memiliki etos atau karakter Kasundaan, sebagai jalan menuju keutamaan hidup. Karakter orang Sunda yang dimaksud adalah cageur (sehat), bageur (baik), bener (benar), singer (mawas diri), wanter (berani) dan pinter (cerdas). Karakter ini telah dijalankan oleh masyarakat Sunda sejak zaman Kerajaan Salakanagara, Kerajaan Tarumanagara, Kerajaan Sunda-Galuh, Kerajaan Pajajaran hingga sekarang.
Nama Sunda mulai digunakan oleh raja Purnawarman pada tahun 397 untuk menyebut ibukota Kerajaan Tarumanagara yang didirikannya. Untuk mengembalikan pamor Tarumanagara yang semakin menurun, pada tahun 670, Tarusbawa, penguasa Tarumanagara yang ke-13, mengganti nama Tarumanagara menjadi Kerajaan Sunda. Kemudian peristiwa ini dijadikan alasan oleh Kerajaan Galuh untuk memisahkan negaranya dari kekuasaan Tarusbawa. Dalam posisi lemah dan ingin menghindarkan perang saudara, Tarusbawa menerima tuntutan raja Galuh. Akhirnya kawasan Tarumanagara dipecah menjadi dua kerajaan, yaitu Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh dengan Sungai Citarum sebagai batasnya.


2


2.2  Unsur Kebudayaan Suku Sunda

             1.    Religi
Sebagian besar masyarakat suku Sunda menganut agama Islam, namun ada pula yang menganut agama Kristen, Hindu, Budha, Sunda Wiwitan dan lain sebagainya.Mereka tergolong pemeluk agama yang taat, karena kewajiban  beribadah adalah prioritas utama.
             2.    Bahasa
Bahasa Sunda mengenal adanya tingkatan dalam bahasa yang disebut Unda-Usuk yaitu tata cara berbahasa untuk mebedakan golongan usia dan status sosial.
a. Bahasa Sunda Lemas (halus) yang digunakan untuk berbicara kepada orang tua, orang yang dituakan atau yang disegani.
b. Bahasa Sunda Sedang yang digunakan antara orang yang setaraf, baik usia maupun status sosialnya.
c. Bahasa Sunda Kasar yang digunakan oleh atasan kepada bawahan, atau kepada orang yang status sosialnya lebih rendah.
Dalam Bahasa Sunda terdapat pengejaan huruf vocal e yang berbeda sesuai dengan tanda baca. Contoh: e,è dan eu.




3


       3.       Kesenian
·         Seni Tari: Tari Topeng, Merak, Jaipong dan Sisingaan.
·     Seni Suara dan Musik: Degung (semacam orchestra) menggunakan alat musik gendang, gong, saron, kecapi  dll.
·      Lagu Daerah sunda antara lain yaitu Bubuy Bulan, Karatagan Pahlawan, Badminton, Bandung, Tokecang,   Cingcangkeling, Manuk Dadali, Es Lilin dan Warung Pojok.
·    Wayang Golek. Wayang yang terbuat dari kayu dan salah satu tokoh karakter wayang yaitu Cepot dan  dalang yang paling terkenal adalah Abah Asep Sunarya.
·         Senjata tradisional yaitu kujang dan keris.

        4.      Organisasi kemasyarakatan
Sistem kekerabatan yang digunakan adalah Parental atau Bilateral, yaitu mengikuti garis keturunan dari kedua belah pihak orang tua. Pada saat menikah orang Sunda tidak ada kharusan menikah dengan keterunan tertentu asal tidak melanggar dari ketentuan Agama. Pada saat setelah menikah, pengantin baru bias tinggal ditempat kediaman istri atau suami, tetapi pada umumnya mereka lebih memilih untuk tinggal ditempat yang baru. Dilihat dari sudut ego, orang sunda mengenal istilah tujuh generasi keatas (Kolot, Embah, Buyut, Bao, Janggawareng, Udeg-udeg, Gantung Siwur) dan kebawah (Anak, Incu, Buyut, Bao, Janggawareng, Udeg-udeg, Gantung Siwur).

5. Ekonomi
Mata pencaharian pokok suku Sunda adalah:
·         Bidang Perkebunan: Teh, Kelapa sawit, Karet, dan Kina.
4
·         Bidang Pertanian: Padi, Palawija, dan Syur-mayur.
·         Bidang Perikanan: Tambak Udang, dan Perikanan Ikan Payau. Selain bertani, berkebun dan mengelolo perikanan ada juga yang bermata  pencaharian sebagai Pedagang, Pengrajin, Peternak dan Nelayan.
             6.      Ilmu Pengetahuan
Dalam era globalisasi saat ini kemajuan teknologi sangatlah bagus, hal itu tantu sangat membantu untuk meberikan fasilitas yang cukup memadai dalam  pengetahuan dan informasi memudahkan masyarakat untukmemilih intitusi atau lembaga pendidikan yang akan mereka masuki dalam berbagai jenjang dari mulai tingkat Sekolah Dasar bahkan hingga tingkat Perguruan Tinggi. Pada saat ini disetiap ibukota kabupaten telah tersedia Universitas-universitas, Fakultas-fakultas dan Cabang-cabang Universitas, seperti ITB, UPI, UNPAD yang ada di Bandung.
             7.      Teknologi
Seiring dengan berkembangnya zaman, kini hasil-hasil pengembangan teknologi sangat membantu masyarakat sunda dalam kegiatannya sehari-hari serta mudah untuk didapat.Seperti alat-alat yang digunakan untuk pertanian yang pada zaman dulu masih trdisional, kini terlah berubah mengunakan alat-alat yang modern serta canggih seperti traktor untuk membajak sawah, penggilingan padi. Selain itu juga sudah terdapat alat komunikasi dan barang elektronik yang modern, canggih serta mutakhir. Sehingga memudahkan dalam pemasaran produk-produk yang dihasilkan.



5


2.3 Nilai budaya yang bisa diambil
Ciri khas dan nilai Budaya Sunda dikenal dengan budaya yang sangat menjunjung tinggi sopan santun. Pada umumnya karakter masyarakat Sunda adalah periang, ramah-tamah (soméah, seperti dalam falsafah someah hade ka semah), murah senyum, lemah-lembut, menghormati yang lebih tua dan kepada tamu.
Keutamaan hidup. Etos dan watak Sunda  adalah cageur, bageur, singer dan pinter, yang dapat diartikan sehat, baik, mawas, dan cerdas. Kebudayaan Sunda juga merupakan salah satu kebudayaan yang menjadi sumber kekayaan bagi bangsa Indonesia yang dalam perkembangannya perlu dilestarikan. Spiritual tradisional Sunda adalah sunda wiwitan yang mengajarkan keselarasan hidup dengan alam.
ciri khas Kebudayaan Sunda yang membedakannya dari kebudayaan–kebudayaan lain. Secara umum masyarakat Jawa Barat atau Tatar Sunda, dikenal sebagai masyarakat yang lembut, religius, dan sangat spiritual. Kecenderungan ini tampak sebagaimana dalam pameo silih asih, silih asah dan silih asuh; saling mengasihi (mengutamakan sifat welas asih), saling menyempurnakan atau memperbaiki diri (melalui pendidikan dan berbagi ilmu), dan saling melindungi (saling menjaga keselamatan). Selain itu Sunda juga memiliki sejumlah nilai-nilai lain seperti kesopanan, rendah hati terhadap sesama, hormat kepada yang lebih tua, dan menyayangi kepada yang lebih kecil. Pada kebudayaan Sunda keseimbangan magis dipertahankan dengan cara melakukan upacara-upacara adat sedangkan keseimbangan sosial masyarakat Sunda melakukan gotong-royong untuk mempertahankannya.



6


2.4 Tradisi pernikahan adat sunda
1. Neundeun Omong
Neundeun omong adalah tahap awal yang harus dilakukan dalam ritual adat sunda. Pada tahapan ini dilakukan perbincangan antara kedua orang tua mempelai ataupun siapa saja yang jadi utusan dari pihak pria, yang datang bersilaturahmi kepada orangtua. Utusan tersebut harus menyampaikan pesan bahwa nantinya sang gadis akan dilamar. Namun, di beberapa daerah pasundan tertentu, terkadang ada yang menggunakan cara dengan saling mengirim barang tertentu.
2. Narosan (Lamaran)
Narosan ini merupakan tahapan tindak lanjut setalah proses neundeun omong dilakukan. Narosan ini dilakukan oleh pihak kedua keluarga mempelai untuk sepakat menjalin hubungan yang lebih jauh. Perbedaannya dengan Neunden omong, pihak keluarga laki-laki membawa barang-barang seperti lemareun, pakaian perempuan, cincin meneng, dan beubeur tameuh. Barang-barang tersebut tentunya memiliki arti masing-masing.
3. Tunangan
Setelah Narosan, selanjutnya dilakukan tunangan dengan cara dilakukan pertukaran beubeur tameuh (Ikat panggang kaum perempuan terutama setelah melahirkan). Beubeur tameuh ini memiliki makna sebagai tanda adanya ikatan lahir batin antara kedua belah pihak.
4. Seserahan Dalam adat sunda, seserahan dilakukan pada 3 – 7 hari sebelum acara pernikahan dilaksanakan. Calon pengantin membawa uang, baju, perlengkapan rumah tangga, dan sebagainya.

7


5. Ngaras
Ngaras ini adalah proses meminta izin dari pihak calon mempelai wanita kepada kedua orang tua dengan cara sungkeman dan mencuci kaki kedua orang tua serta bersujud dipangkuan orang tuanya
6. Ngebakan (Siraman)
Proses ngebakan atau siraman biasanya dilakukan 3 hari menjelang hari pernikahan. Ngebakan ini mempunyai makna agar kedua mempelai bersih secara lahir dan batin.
7. Ngeuyeuk Sereuh
Ngeuyeuk sereuh berasal dari ngaheuyeuk yang berarti mengolah. Biasanya acara ini dilakukan bersamaan dengan prosesi seserahan. Acara ini biasanya dihadiri oleh kedua calon mempelai dengan keluarga dekat yang dilaksanakan pada malam hari sebelum dilakukan prosesi akad nikah. Prosesi ini dipimpin oleh nini pangeuyeuk (Juru rias). Kedua calon mempelai meminta restu kepada orang tua masing-masing. Lewat prosesi ini, orang tua memberikan nasehat-nasehat lewat lambang benda-benda yang disertakan dalam acara prosesi.
8. Akad Nikah
Akad nikah dilakukan pada hari yang telah ditetapkan oleh kedua kea bersangkutan. Taradisinya adalah romobongan keluarga dari calon mempelai laki-laki datang ke kediaman calon mempelai perempuan dengan membawa mas kawin dan peralatan seperti seserahan.
9. Saweran
Saweran berasal dari kata panyaweran yang dalam bahasa sunda berarti tempat jatuhnya air dari atap rumah.
8


Acara ini mempunyai makna berbagi rezeki dan kebahagiaan. Saweran dilakukan oleh kedua orang tua dengan diiringi kidung.
Kedua mempelai duduk berdampingan dengan dilindungi payung. Saweran dilakukan sampai kidung selesai dilantukan. Alat saweran dinamakan bokor. Bokor ini berisi uang logam (kemakmuran), beras (kemakmuran), kembang gula (mendapatkan manis dalam hidup berumah tangga) dan kunyit (kejayaan)
10. Meuleum Harupat
Mempelai pria memegang batang harupat, lalu pengantin wanita membakar dengan lilin hingga menyala. Harupat yang telah menyala lalu di input ke kendi yang di pegang mempelai wanita, diangkat kembali serta dipatahkan lantas di buang jauh-jauh. Melambangkan nasehat pada ke-2 mempelai untuk selalu berbarengan dalam memecahkan masalah dalam rumah tangga. Manfaat istri dengan memegang kendi diisiair yaitu untuk mendinginkan tiap-tiap masalah yang bikin pikiran serta hati suami tak nyaman. Itulah serangkaian ritual dan upacara adat pernikahan dari budaya Sunda. Meskipun terlihat menyulitkan, tetapi memiliki kandungan budaya dan makna yang dalam tersimpan dibaliknya.

2.5 Tahap Pernikahan
·           Prosesi Pernikahan Adat Sunda Sebelum Hari H
1. Neundeun Omong (Menyimpan Ucapan)
Pada prosesi pertama adalah pembicaraan antara kedua pihak orang tua mempelai atau walinya yang dipercaya jadi menjadi utusan pihak pria yang mempunyai rencana untuk mempersunting seorang wanita sunda.


9


Orang tua atau wali datang bersilaturahmi dan menyimpan pesan bahwa kelak sang wanita akan dilamar.
Sebelumnya orang tua masing-masing memang telah membuat kesepakatan untuk menjodohkan atau sang pria dan wanitanya sudah sepakat untuk mengikat janji dalam suatu ikatan pernikahan.
Selanjutnya orang tua pria datang sendiri atau menyuruh orang lain ke rumah sang wanita untuk menyampaikan niatnya.
Intinya, neundeun omong (titip ucap, menaruh perkataan atau menyimpan janji) yang mengharapkan sang wanita agar menjadi menantunya. Dalam hal ini, orang tua atau wali membutuhkan kepandaian berbicara, berbahasa dan penuh keramahan.
2.Narosan atau Nyeureuhan (Lamaran)
Prosesi melamar atau meminang ini adalah sebagai tindak lanjut dari tahap pertama. Prosesi ini dilakukan orang tua calon pengantin keluarga sunda dan keluarga dekat.
Hampir mirip pada tahap pertama, bedanya dalam lamaran, orang tua pria biasanya mendatangi calon besannya dengan membawa makanan atau bingkisan seadanya, membawa lamareun untuk pameungkeut yaitu tali pengikat kepada calon pengantin wanitanya.
Biasanya berupa uang, seperangkat pakaian, semacam cincin pertunangan, sirih pinang komplit dan lainnya. Selanjutnya, kedua pihak mulai membicarakan waktu dan hari yang disepakati untuk melangsungkan pernikahan.
3. Tunangan
Prosesi pernikahan adat sunda yang ketiga adalah prosesi patuker beubeur tameuh, yaitu dilakukan penyerahan ikat pinggang warna pelangi atau polos kepada sang wanita.
10


4. Seserahan (Nyandakeun)
Pada 3 – 7 hari sebelum pernikahan, calon pengantin pria membawa uang, pakaian, perabot rumah tangga, perabot dapur, makanan dan lain-lain.
5. Ngeuyeuk Seureuh
Ini adalah prosesi yang tidak wajib atau pilihan. Jika ngeuyeuk seureuh tidak dilakukan, maka seserahan dilakukan sesaat sebelum akad nikah. Tahap ini dilakukan sebagai berikut:
a. Dipimpin Pengeuyeuk.
b. Pengeuyek menyuruh kedua calon pengantin untuk meminta ijin dan doa restu kepada kedua orang tua serta memberikan nasehat melalui lambang-lambang atau benda yang disediakan berupa parawanten, pangradinan dan sebagainya.
c. Diiringi lagu kidung oleh Pangeuyeuk.
d. Disawer beras, agar hidup sejahtera.
e. Dikeprak dengan sapu lidi disertai nasehat agar memupuk kasih sayang dan rajin bekerja.
f. Membuka kain putih penutup Pengeuyeuk. Melambangkan rumah tangga yang akan dibina masih bersih dan belum ternoda.
g. Membelah mayang jambe dan buah pinang oleh calon pengantin pria. Mempunyai makna agar keduanya saling mengasihi dan bisa menyesuaikan diri.
h. Menumbukkan alu ke dalam lumpang sebanyak tiga kali oleh calon pengantin pria.


11


6. Membuat Lungkun
Saling hadapkan dua lembar sirih bertangkai. Digulung menjadi satu memanjang. Diikat dengan benang kanteh. Diikuti kedua orang tua dan para tamu yang hadir. Maknanya agar kelak rejeki yang didapat jika berlebihan bisa dibagikan kepada saudara dan handai taulan.
 7. Berebut Uang
Prosesi ini dilaksanakan di bawah tikar sambil disawer. Bermakna berlomba-lomba dalam mencari rejeki dan disayang keluarga.Pengantin pria menginjak telur dan elekan sampai pecah. Lantas kakinya dicuci dengan air bunga dan dilap oleh pengantin wanita.

·      Prosesi Pernikahan Adat Sunda Pada Hari H
Pada hari yang telah ditetapkan oleh kedua keluarga calon pengantin.
Prosesi Upacara Pernikahan
a. Penjemputan Calon Pengantin Pria
Dilakukan oleh utusan dari pihak wanita.
b. Ngabageakeun
Ibu calon pengantin wanita menyambut dengan mengalungkan bunga melati kepada calon pengantin pria. Kemudian diapit oleh kedua orang tua calon pengantin wanita untuk masuk menuju pelaminan.


12


c. Akad Nikah
Petugas KUA, para saksi dan pengantin pria telah berada di tempat nikah. Kedua orang tua menjemput pengantin wanita dari kamar.
Kemudian didudukkan di sebelah kiri pengantin pria dan dikerudungi dengan tiung panjang, yang bermakna penyatuan dua insan yang masih murni. Kerudung baru dibuka ketika kedua mempelai akan menandatangani surat nikah.
d. Sungkeman
Meminta ampun kepada kedua orang tua.
e. Wejangan
Dilaksanakan oleh ayah pengantin wanita atau keluarganya.
f. Saweran
Kedua pengantin didudukkan di kursi. Sambil penyaweran, pantun sawer dinyanyikan. Pantun mengandung petuah utusan orang tua pengantin wanita. Kedua pengantin dipayungi dengan payung yang besar diselingi taburan beras kuning atau kunyit ke atas payung.
g. Meuleum Harupat
Pengantin wanita menyalakan harupat dengan lilin. Harupat disiram pengantin wanita dengan kendi air. Lalu harupat dipatahkan oleh pengantin pria.
h. Nincak endog (Menginjak Telur)



13


i. Muka Panto (Buka Pintu)
Diawali mengetuk pintu tiga kali. Lalu diadakan tanya jawab dengan pantun bersahutan dari dalam dan luar pintu rumah. Setelah kalimat syahadat dibacakan, pintu dibuka. Pengantin masuk menuju pelaminan.
Prosesi pernikahan adat sunda saat ini mulai disederhanakan, melihat prosesinya yang begitu panjang dan melelahkan.
Bahkan menurut sebagian ulama, Prosesi pernikahan ini terlalu mubazir sebab ada prosesi menginjak telur yang diibaratkan sangat tidak menghargai kreasi Yang Maha Kuasa. Namun adat tetap saja adat, bagaimanapun bangsa ini tetap harus melestarikan adatnya  yang ada.
Demikian prosesi pernikahan adat sunda modern dan lengkap. Semoga berguna bagi pasangan pengantin maupun keluarga yang akan menggunakan adat sunda dalam prosesi pernikahannya nanti.









14


BAB 3
 
3.1 Kesimpulan
Pernikahan adat Sunda saat ini lebih di sederhanakan, sebagai akibat percampuran dengan ketentuan syariat Islam dan nilai-nilai "kepraktisan" dimana "sang pengantin" ingin lebih sederhana dan tidak bertele-tele.
Adat yang biasanya dilakukan meliputi  acara pengajian, siraman (sehari sebelumnya, acara "seren sumeren" calon pengantin. Kemudian acara sungkeman, "nincak endog (nginjak telor), "meuleum harupat"( membakar lidi tujuh buah), "meupeuskeun kendi" (memecahkan kendi, sawer dan "ngaleupaskeun "kanjut kunang (melepaskan pundi-pundi yang berisi uang logam)
Acara "pengajian" yang dikaitkan dan menjelang pernikahan tidak dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. namun ada beberapa kalangan yang menyatakan bahwa hal itu suatu kebaikan dengan tujuan mendapatkan keberkahan dan ridho Allah Swt yaitu melalui penyampaian "doa".







15


DOKUMENTASI


16